ENZ Gelar Lokakarya Sains Digital untuk Guru Indonesia

oleh:

Tempo.co

Rabu, 13 Oktober 2021 18:06 WIB
ENZ Gelar Lokakarya Sains Digital untuk Guru Indonesia

INFO BISNIS – Guru sains dari Jaringan Sekolah Cikal berkesempatan untuk belajar lebih jauh menggunakan alat-alat digital untuk menyusun pelajaran sains yang lebih efektif dan melibatkan siswa.

Kesempatan in merupakan hasil kolaborasi Education New Zealand (ENZ) dan Jaringan Sekolah Cikal dengan edisi terbaru School Influencer Workshop (Lokakarya Pemengaruh Sekolah), yang dibimbing oleh Dr. Srirparna Saha, kandidat PhD candidate dari jurusan GeoEducation di University of Canterbury, New Zealand.

Memanfaatkan kesamaan geografis New Zealand dan Indonesia dalam hal gunung berapi, Dr. Saha berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan 50 peserta lokakarya tentang penggunaan sumber daya digital melalui hasil kerjanya tentang gunung berapi Caldera.

Para guru diperkenalkan pada serangkaian alat digital untuk mengajar sains, dengan fokus pada gunung berapi. Alat-alat digital ini termasuk karya wisata virtual, platform daring, dan penceritaan digital yang dapat meningkatkan kualitas kurikulum sains lebih jauh bagi para siswa.

Menurut Direktur Regional Asia ENZ, Ben Burrowes, lokakarya ini mewakili upaya-upaya New Zealand untuk menggugah semakin banyak orang merasakan pengalaman gaya belajar New Zealand.

“Lokakarya yang dibimbing oleh Dr. Sriparna dari University of Canterbury memungkinkan para guru Indonesia untuk belajar bagaimana kami mengajar di New Zealand dan mengaplikasikannya ke dalam konteks pendidikan lokal dan masa kini, di mana alat-alat digital mulai memainkan peran yang lebih besar dalam pengajaran,” ujar Mr Burrowes.

Education New Zealand (ENZ) adalah badan pemerintah New Zealand untuk pendidikan internasional. ENZ bekerja untuk menumbuhkan kesadaran tentang New Zealand sebagai sebuah tujuan pendidikan dan mendukung bisnis dan penyedia pendidikan di New Zealand untuk membawa layanan dan produk mereka ke luar negeri. (*)


 

 

Selengkapnya
Grafis

Kereta Cepat Jakarta - Bandung: Sembilan Tahun Perjalanan hingga Bengkak Biaya

Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung jadi pembicaraan publik karena muncul cost overrun. Jokowi lantas meneken Perpres untuk mendukung proyek itu.