Kasoem Vision Care Donasi Kacamata

oleh:

TEMPO.CO

Selasa, 4 Mei 2021 14:29 WIB
Kasoem Vision Care Donasi Kacamata

Kasoem Vision Care

INFO BISNIS-Kasoem Vision Care memberikan donasi kacamata gratis kepada masyarakat kurang mampu pada 23 April-2 Mei 2021. Kegiatan Brand Social Responsibility di Ramadan ini digelar di seluruh store Kasoem Vision Care.

Deputy Chief Executive Officer Kasoem Vision Care, Trista Mutia Kasoem mengatakan, momentum Ramadan ini waktu yang tepat untuk berbagi kepada mereka yang membutuhkan sesuai dengan value company Kasoem Vision Care, yakni HELP (Harmony, Excellent in Science, Loyalty and Professional).

"Kegiatan ini akan kami lakukan secara rutin di seluruh cabang sekaligus memperkenalkan kasoem vision care sebagai penyedia layanan Vision Care pertama dan satu-satunya di Indonesia," ujarnya kepada media melalui keterangan tertulis, Selasa 4 Mei 2021).

Ia berharap, pada kegiatan ini para penerima donasi bisa mendapatkan penglihatan yang optimal dan bisa memberikan ulusan terhadap layanan pemeriksaan mata yang lengkap dan berkelanjutan . Selain itu penerima donasi bisa mengenalkan tentang apa itu vision care dan bisa merasakan perbedaannya.  Dalam program ini, Kasoem Vision Care berkolaborasi dengan brand Hoya lens Indonesia,

Managing Director, Dodi Rukminto mengaku sangat senang bisa berpartisipasi dalam acara ini. Harapannya, acara ini bisa barokah dan bermanfaat untuk semuanya. Di kondisi pandemi Covid-19 saat ini, banyak pihak yang melakukan aktivitas secara daring (online), mulai dari pelajar, guru dan karyawan berhadapan dengan layar di gadget. 

"Untuk itu, agar mata tetap terawat kami mempunyai kampenye 20:20:20, yakni melihat layar selama 20 menit, wajib melihat 20 feet (6 meter) selama 20 detik. Dengan adanya tips tersebut diharapkan kesehatan mata kita menjadi tetap terjaga," ujarnya.(*)


 

 

Selengkapnya
Grafis

Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.