SATU Indonesia Awards Gali Inspirasi Tingkatkan Kesehatan Bangsa

oleh:

TEMPO.CO

Sabtu, 17 April 2021 18:42 WIB
SATU Indonesia Awards Gali Inspirasi Tingkatkan Kesehatan Bangsa

Penerima apresiasi SATU Indonesia Awards 2020 Kategori Khusus: Pejuang Tanpa Pamrih di Masa Pandemi Covid-19, Ika Dewi Maharani merupakan salah satu relawan yang mengabdikan dirinya menjadi garda terdepan memerangi pandemi Covid-19 sebagai pengemudi ambulans.

INFO BISNIS - Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards memberikan dukungan kepada seluruh generasi muda yang rela menyumbangkan tenaga dan pikirannya demi kesehatan masyarakat. Pada Sabtu, 17 April 2021, SATU Indonesia Awards bekerja sama dengan Young on Top dalam Inspira Nation with 12th SATU Indonesia Awards 2021 bertajuk Sehat Untuk Semua menghadirkan tiga sosok inspiratif.

Mereka adalah Ariel Tatum, pekerja seni; Ika Dewi Maharani, penerima apresiasi SATU  Indonesia Awards 2020 kategori khusus pejuang tanpa pamrih di masa pandemi; serta Prof. Nila Moeloek, Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia sekaligus anggota Dewan Juri 12th SATU Indonesia Awards 2021; dan pemandu acara Ananda  Omesh.

Ika Dewi Maharani, wanita asal Ternate, Maluku Utara, dengan keahliannya, mengajukan diri untuk menjadi pengemudi mobil ambulans dalam menangani pasien yang telah terpapar untuk dibawa ke rumah sakit. “Sesuai dengan panggilan hati saya, dengan kemampuan yang saya punya, saya harus melayani dan membantu masyarakat,” ujar Ika.

Tahun ini, Astra kembali memberikan tambahan kategori apresiasi khusus pejuang tanpa pamrih di masa pandemi. Bekerja sama dengan Tempo, Antara, Kumparan, IDN Times, dan Young On Top, 12th SATU Indonesia Awards 2021 berharap dapat menjaring lebih dari 10.000 pendaftar. Informasi lengkap serta pendaftaran yang dibuka hingga 2 Agustus 2021 dapat dilihat di www.satu-indonesia.com.(*)


 

 

Selengkapnya
Grafis

Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.