Kini Berkarier di Dunia Musik dan Fashion Makin Menjanjikan

oleh:

TEMPO.CO

Rabu, 17 Juni 2020 09:35 WIB
Kini Berkarier di Dunia Musik dan Fashion Makin Menjanjikan

UniSadhuGuna International College (UIC College )

INFO BISNIS — UniSadhuGuna International College (UIC College) unit pendidikan dari UniSadhuGuna melaksanakan diskusi dengan media dengan tema “Tips dan Karir Studi di bidang Kreatif Seni Suara dan Fashion di Tengah Pandemi” pada Senin, 15 Juni 2020, melalui fasilitas Zoom Meeting.

Diskusi menghadirkan narasumber Aghi Narottama, peraih Citra Award Best Music Arranger; Ali Kharisma, CEO Indonesia Fashion Chamber; dan Aimee Sukesna selaku Head of Campus UIC College BSD.

Diskusi membahas perkembangan industri kreatif saat ini yang sedang melejit pesat di Indonesia hingga ke berbagai belahan di dunia. Tidak banyak yang mengira bahwa di tengah krisis yang sedang melanda dunia saat ini justru memperkuat kebutuhan akan sentuhan orang-orang yang memiliki banyak ide seni dan kreativitas di pikiran mereka. 

Hal ini ditandai dengan munculnya media–media baru yang menampilkan jenis seni dalam format media yang baru. Kunci dari inovasi baru di bidang industri seni adalah kreativitas dan originalitas. Dua bidang seni yang saat ini sangat digemari generasi milenal adalah seni suara dan musik serta fashion

“Saat ini, secara global dan Indonesia banyak sekali industri yang menggunakan elemen suara, baik dalam hal suara sebagai konten maupun instalasi sistem suara, dan industri tersebut sangat membutuhkan sound design (penataan suara) agar bisa memaksimalkan penggunaan elemen suara tersebut. Mulai dari industri musik, film, games, iklan, fashion, retail, rumah sakit hingga pabrik pesawat terbang pun membutuhkan penataan suara yang baik. Jadi bisa dibayangkan besarnya industri yang sangat membutuhkan penataan suara yang baik,” kata Aghi Narottama Kepala Jurusan Music & Sound Design.(*)


Selengkapnya
Grafis

Ekspor Benih Lobster, dari Susi Pudjiastuti hingga Edhy Prabowo

Kronologi ekspor benih lobster dibuka kembali oleh Edhy Prabowo melalui peraturan menteri yang mencabut larangan yang dibuat Susi Pudjiastuti.