Jelang Idul Fitri, SiCepat Keluarkan Dua Inovasi Produk

oleh:

TEMPO.CO

Kamis, 21 Mei 2020 13:27 WIB
Jelang Idul Fitri, SiCepat Keluarkan Dua Inovasi Produk

Menjelang Idul Fitri, SiCepat telah mengeluarkan dua inovasi produk, yakni HaLu (Harga mulai lima ribu) dan SIUNTUNG.

INFO BISNIS — Menjelang Idul Fitri 1441H, kesibukan yang dialami ekspedisi kurir terutama yang melayani sektor retail e-commerce tampaknya tidak terlalu berdampak signifikan ditengah pandemi Covid-19 ini. Tidak terkecuali juga yang dialami oleh SiCepat Ekspres. Kenaikan volume paket menjelang Idul Fitri tahun lalu tercatat sebesar 64 persen. Tahun ini selama 14 hari di bulan Mei ini sudah terjadi peningkatan sebesar 41 persen.

CEO SiCepat Ekspres, The Kim Hai, menyampaikan bahwa SiCepat tidak menargetkan angka yang tinggi, mengingat terjadi penurunan daya beli di masyarakat, sebagai dampak wabah Covid-19 ini. Tetapi frekuensi transaksi belanja online tetap ada peningkatan, karena kampanye #dirumahaja dan diberlakukannya PSBB yang menjadikan transaksi offline menjadi online.

Untuk membantu daya beli masyarakat di tengah pandemi Covid-19 dan menjelang Idul Fitri, SiCepat telah mengeluarkan dua inovasi produk untuk memenuhi kebutuhan Sahabat SiCepat di antaranya HaLu (Harga mulai lima ribu) yang tersedia di marketplace Shopee dan Bukalapak, dan SIUNTUNG dengan harga lebih murah untuk pengiriman menggunakan Drop Point, corporate dan seller yang menggunakan social commerce (website dan media sosial).

SiCepat juga mengeluarkan promo potongan ongkos kirim dengan partner e-commerce di antaranya Tokopedia, Bukalapak, Shopee, Lazada, Blibli, Zilingo, Jakmall, dan lainnya.

“Dengan produk dan promosi potongan ongkos kirim, masyarakat dapat memiliki banyak pilihan harga sehingga dapat meningkatkan daya beli masyarakat. Kami memastikan bahwa semua paket yang dikirimkan diperlakukan baik segi penanganan dan pengiriman, kami tetap mengutamakan kualitas pelayanan,” kata The Kim Hai. (*)


Selengkapnya
Grafis

New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.