Sepatu Kulit Pria Produk Lokal Bergaransi

oleh:

Tempo.co

Senin, 28 Juni 2021 11:03 WIB
Sepatu Kulit Pria Produk Lokal Bergaransi

Bahan yang digunakan untuk membuat sepatu OTIV ini dari kulit sapi asli dengan ketebalan dan tekstur yang tepat

INFO BISNIS -- Sepatu menjadi elemen yang cukup penting untuk digunakan dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Sepatu berbahan kulit tentu menjadi barang yang wajib dipunyai seorang pria. 

Sepatu OTIV bisa dijadikan pilihan untuk mencari sepatu-sepatu kulit. terbuat dari dari kulit sapi asli dengan ketebalan dan tekstur yang tepat, sepatu OTIV tidak kalah dari produk impor dan harganya relatif terjangkau.    

Menariknya lagi, sepatu-sepatu kulit OTIV juga digaransi selama tiga bulan. Tidak hanya itu, jika pembeli merasa kecewa dengan kualitas produk yang dibelinya, dan bahan baku yang digunakan tidak sesuai deskripsi produk, mereka berhak mendapatkan garansi refund 100 persen. Sepatu-sepatu kulit OTIV juga dikerjakan oleh pengrajin kulit berpengalaman dan handal di Bandung, yang memiliki keahlian konstruksi sepatu yang sulit seperti stitch down (rosel) dan goodyear welted (beneuh).

Owner sepatu OTIV, Gilang Ramadhan, menyampaikan salah satu jenis produk sepatu yang dijual adalah sepatu kulit boots.  Sepatu ini sangat digemari para pria yang menyenangi petualangan atau adventure, touring, dan hiking. Outsole sepatu boots OTIV tidak menggunakan bahan karet biasa yang berat dan mudah patah.

Sepatu kulit OTIV lain yang tersedia adalah jenis sneakers yang cocok digunakan baik untuk acara-acara santai dan formal. Outsole sepatu kulit sneakers OTIV juga sama dengan boots, yaitu terbuat dari micro gel. Begitu juga dengan insolenya. Demikian juga dengan lining-nya yang juga berbahan polimesh (mesh breathable) yang memiliki rongga halus. Untuk mendapatkan sepatu-sepatu kulit pria OTIV ini, anda bisa membelinya melalui online shop. (*)


 

 

Selengkapnya
Grafis

PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.