Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

PABOI Evakuasi Korban Bencana Siklon di Lembata

Kamis, 15 April 2021 10:08 WIB

Iklan

INFO BISNIS-Delapan dokter orthopaedi yang tergabung dalam Tim Tanggap Bencana Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Indonesia (PABOI) hingga kini masih bertugas di lokasi bencana NTT sejak Kamis 8 April 2021. Mereka antara lain dr. Lia Marliana, SpOT(K), M.Kes, dr. Herwindo Ridwan, SpOT, dan dr. Helmiyadi Kuswardhana, Sp.OT.

Menurut dr. I Made Buddy Setiawan, SpOT(K), saat ini mereka melakukan evakuasi pasien yang membutuhkan tindakan yang cukup serius. Salah satu pasiennya seorang perempuan berusia 38 tahun korban bencana badai siklon di Lembata, NTT.

Dokter mengatakan, pasien ini menderita patah tulang belakang dan luka-luka pada seluruh tubuh akibat terbawa arus banjir. Akibatnya, kedua kaki korban lumpuh. "Kondisi ini harus segera dioperasi sehingga peluang pasien untuk bisa berjalan kembali lebih besar," ujarnya kepada media melalui keterangan tertulis, Selasa 13 April 2021.

Untuk operasi tulang belakang membutuhkan alat dan fasilitas yang khusus agar mengurangi risiko terjadinya komplikasi pascaoperasi.

Anak perempuan korban yang baru berusia 8 tahun harus kehilangan kaki kanannya karena beratnya cedera.  Tim dokter berusaha menyelamatkan kakinya dengan operasi yang pertama. Dalam perkembangannya kaki anak tersebut mulai menghitam dan infeksi berat sehingga harus diamputasi untuk menyelamatkan nyawanya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Proses evakuasi ini cukup cepat, berkat koordinasi dan persiapan yang baik antara tim dokter orthopaedi di Lembata dengan tim dokter orthopaedi di RSUD dr. Hendrikus Fernandez Larantuka.

Sementara, Ketua dan Sekjen PABOI, Dr. dr. Edi Mustamsir, SpOT(K) dan dr Adib Khumaidi, SpOT meminta pemerintah dan petugas penanganan bencana agar tetap menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 di area bencana ini. 

"Para tim medis juga harus lebih waspada agar tidak terpapar Covid-19, karena banyak korban yang belum tertangani dan jumlah tim medis yang terbatas. Tim PABOI saat ini juga membuka bantuan donasi alat medis dan obat-obatan bagi para korban melalui berbagai cabang," katanya.(*)

Iklan

Total Hadiah Rp300 Juta, Eiger Gelar Innovation Challenge Eiger 2023

1 hari lalu

Total Hadiah Rp300 Juta, Eiger Gelar Innovation Challenge Eiger 2023

SAE Indonesia Ajak Calon Mahasiswa Mendalami Industri Kreatif

3 hari lalu

SAE Indonesia Ajak Calon Mahasiswa Mendalami Industri Kreatif

Hjex Hadirkan Aplikasi Untuk Memudahkan Pengiriman Paket

3 hari lalu

Hjex Hadirkan Aplikasi Untuk Memudahkan Pengiriman Paket

Cuanz dan Sucor Sekuritas Ajak Anak Muda Trading Saham secara Virtual

4 hari lalu

Cuanz dan Sucor Sekuritas Ajak Anak Muda Trading Saham secara Virtual

PT Black Diamond Resources Tbk Implementasikan Digitalisasi Operasional

4 hari lalu

PT Black Diamond Resources Tbk Implementasikan Digitalisasi Operasional

Strategi Jitu Transformasi Digital Pengadaan Barang dan Jasa

4 hari lalu

Strategi Jitu Transformasi Digital Pengadaan Barang dan Jasa

JakOne Mobile Indonesia Damper Class National Championship 2023 Sukses Digelar

5 hari lalu

JakOne Mobile Indonesia Damper Class National Championship 2023 Sukses Digelar

SleekFlow Dorong Efisiensi dan Dongkrak Penjualan Bisnis F&B

6 hari lalu

SleekFlow Dorong Efisiensi dan Dongkrak Penjualan Bisnis F&B

Pameran ARE Exhibition Dukung Inovasi Otomotif & Robotika di Indonesia

6 hari lalu

Pameran ARE Exhibition Dukung Inovasi Otomotif & Robotika di Indonesia

Treadmill Inovatif dan Antiberisik, Technogym Run Resmi Hadir di Indonesia

6 hari lalu

Treadmill Inovatif dan Antiberisik, Technogym Run Resmi Hadir di Indonesia