Pahamify Resmi Luncurkan Fitur Pegasus

oleh:

Tempo.co

Selasa, 11 Januari 2022 12:58 WIB
Pahamify Resmi Luncurkan Fitur Pegasus

INFO BISNIS – Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2022 sebagai syarat Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) semakin dekat. Sebagai platform persiapan UTBK nomor 1 di Indonesia, PT Pahami Cipta Edukasi (Pahamify) senantiasa menjalankan monitoring dan evaluasi untuk terus berinovasi demi memberikan fitur dan layanan terbaik bagi siswa. Kali ini, Pahamify bersama Psikolog Anak Seto Mulyadi meluncurkan fitur terbaru bernama Pegasus (Persiapan Gapai Sukses UTBK) untuk mendampingi siswa menaklukkan UTBK 2022.

Pegasus secara resmi diluncurkan pada Senin 10 Januar, serentak melalui media sosial Instagram, Twitter, Facebook, Youtube, dan aplikasi Pahamify. Melalui Instagramnya, Kak Seto (@kaksetosahabatanak) turut meramaikan pengumuman peluncuran PEGASUS.

Fitur kolaborasi Pahamify dengan Kak Seto ini dapat digunakan oleh user melalui aplikasi mobile Pahamify. Pegasus akan membantu persiapan siswa kelas 12 dan gap year menghadapi UTBK melalui pendampingan secara intensif. Yakni mulai dari menentukan jurusan dan kampus tujuan; mengerjakan berbagai latihan soal yang disesuaikan dengan target dan kemampuan agar belajar menjadi lebih cepat dan efektif; hingga pemantauan secara berkala untuk mengukur seberapa jauh progres belajar dan kesiapan siswa.

Chief Executive Officer (CEO) Pahamify Syarif Rousyan Fikri mengatakan, menghadapi UTBK dibutuhkan kesiapan dan kemampuan yang kompeten untuk menaklukkannya. Pegasus hadir sebagai solusi terbaik bagi siswa kelas 12 maupun gap year yang bersiap untuk masuk perguruan tinggi negeri. Dengan bantuan Pegasus, persiapan UTBK siswa akan menjadi terukur, terstruktur, dan teratur,” ujarnya.

Pegasus telah dirancang secara sistematis dengan sejumlah fitur yakni fitur Set Target Jurusan fitur Tes Minat Bakat dan Info Kuliah, fitur Tes Awal, fitur Rekomendasi Soal, fitur Penjelasan dan Latihan Konsep di setiap step-nya, dan fitur Progress Tracker.(*)


 

Selengkapnya
Grafis

RUU IKN: Ibu Kota Negara Baru Dinamai Nusantara

Dengan UU IKN, pembangunan akan dilakukan secara bertahap. Ada tiga kementrian dan lebih dari dua ribu PNS yang akan dipindahkan pada tahap awal.