Tencent Games dan Krafton Menangkan Gugatan

oleh:

Tempo.co

Senin, 10 Januari 2022 17:40 WIB
 Tencent Games dan Krafton Menangkan Gugatan

INFO BISNIS -- Pengadilan Federal di Amerika Serikat dan Jerman telah menjatuhkan vonis yang berpihak pada Tencent Games dan KRAFTON, Inc. dalam kasus-kasus gugatan terhadap anggota kelompok peretas. Vonis ini menghukum tergugat untuk membayar ganti rugi kepada Tencent Games dan KRAFTON sekitar 10 juta dolar Amerika Serikat sebagai hukuman atas aktivitas ilegal yaitu  penyebaran alat peretasan dan cara curang yang membuat penggunanya dapat berlaku curang saat bermain game PUBG MOBILE.

Para tergugat diperintahkan oleh pengadilan untuk menghentikan berbagai aktivitas ilegal mereka yang terkait dengan kecurangan dalam bermain gim dan menjabarkan secara detail terkait cara yang mereka gunakan untuk melakukan kecurangan, serta mengungkap semua pihak yang membantu mereka melakukan berbagai aktivitas tersebut.

Tencent Games dan KRAFTON akan menginvestasikan dana yang diperoleh untuk pengembangan teknologi anti curang di PUBG MOBILE lebih lanjut. Keputusan pengadilan ini bukan hanya menjadi sebuah kemenangan bagi Tencent Games dan KRAFTON melainkan  adalah kemenangan seluruh industri gim dalam usaha bersama untuk memerangi peretasan ilegal dan pembuat kecurangan.

"Jutaan pemain di seluruh dunia menikmati permainan PUBG MOBILE dan kami akan terus memastikan semua pemain memiliki kesempatan yang sama. Sangat disayangkan bahwa perbuatan berbagai kelompok peretas telah merusak keseimbangan dalam gim PUBG MOBILE. Vonis ini mengirimkan pesan yang jelas bahwa kami tidak akan menoleransi kecurangan di PUBG MOBILE,” ujar Rick Li, PUBG MOBILE Producer.

Selain itu, PUBG MOBILE belum lama ini meluncurkan salah satu tindakan anti-kecurangan yang paling ketat – fitur larangan perangkat. Tim keamanan PUBG MOBILE akan mengidentifikasi perangkat pengguna yang dengan sengaja menipu dan terus memberikan pengaruh buruk terhadap lingkungan gim. Setelah diverifikasi dan terbukti digunakan untuk tujuan jahat, perangkat pemain akan diblokir secara permanen, dan tidak bisa lagi digunakan masuk ke dalam gim atau membuat akun baru di perangkat tersebut.(*)


 

Selengkapnya
Grafis

RUU IKN: Ibu Kota Negara Baru Dinamai Nusantara

Dengan UU IKN, pembangunan akan dilakukan secara bertahap. Ada tiga kementrian dan lebih dari dua ribu PNS yang akan dipindahkan pada tahap awal.