Hub.Id Pertemukan Startup Digital dengan Investor

oleh:

Tempo.co

Kamis, 25 November 2021 18:09 WIB
Hub.Id Pertemukan Startup Digital dengan Investor

INFO BISNIS - Program HUB.ID telah menutup rangkaian kegiatan penguatan bisnis startup digital melalui pelaksanaan Demo Day pada 17-18 November 2021. Sebanyak 43 startup yang lolos seleksi berkesempatan untuk melakukan presentasi di depan para undangan dan 1-on-1 meeting bersama investor.

Acara puncak ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate. Dalam sambutannya, Johnny mengatakan bahwa pelaku bisnis digital menjadi salah satu ujung tombak untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19.

Berdasarkan laporan e-Conomy SEA Report, valuasi ekonomi digital Indonesia diproyeksi mencapai US$70 miliar atau setara Rp1.005 triliun. Valuasi ini diprediksi terus meningkat menjadi US$146 miliar di 2025.

Adapun rangkaian kegiatan HUB.ID menggelar sebanyak 244 pertemuan, dengan 102 di antaranya merupakan pertemuan lanjutan dari kegiatan business matchmaking. Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan program HUB.ID membuka peluang untuk mempertemukan demand dan supply inovasi di Indonesia, baik antara startup, pihak korporasi swasta, BUMN, dan pemerintah. “Kami harap dapat terus melaksanakan program ini setiap tahun dengan lebih banyak melibatkan pemangku kepentingan,” tuturnya.

HUB.ID merupakan program yang difasilitasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Program yang dimulai sejak akhir Juli ini terdiri dari Business Mentoring, Business Matchmaking, dan roadshow Networking Session di 10 (sepuluh) kota di Indonesia.

Program ini berfokus pada pembukaan akses kerja sama, sinergi, dan investasi. Dari total pendaftar sebanyak 481 startup, HUB.ID mendapatkan 43 (empat puluh tiga) startup digital yang berasal dari tujuh vertikal industri, antara lain pertanian dan perikanan, kesehatan, edukasi, logistik, pariwisata, keuangan, solusi pemerintah (smart city). (*)


 

Selengkapnya
Grafis

Fitur Stiker

Fitur "Add Yours" Instagram dapat mengundang pihak yang berniat buruk untuk menggali informasi pribadi pengguna. User harus tahu bahaya oversharing.