Saskara Luncurkan Purak Barik di Hari Kemerdekaan

oleh:

Tempo.co

Kamis, 19 Agustus 2021 12:09 WIB
Saskara Luncurkan Purak Barik di Hari Kemerdekaan

INFO BISNIS-Brand fashion Saskara meluncurkan mukena seri pertama Nusantara Purak Barik. Seri ini terinspirasi dari keragaman seni, budaya, dan kekayaan hayati Nusantara. Koleksi baru Saskara ini diluncurkan bersamaan dengan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-76. Koleksi Purak Barik merupakan bagian dari 34 seri Nusantara yang akan dikeluarkan Saskara.

Untuk melestarikan kebudayaan Indonesia, Saskara membuat mukena seri Nusantara. Filosofi Purak Barik diambil dari salah satu nama gerakan berpindah tempat burung Enggang yang terlukis dalam ciri khas tarian Suku Dayak.  "Mukena adalah budaya asli Indonesia, dimana budaya ini tercipta pada saat masuknya Islam ke Nusantara. Untuk itu seri mukena yang diluncurkan mengacu pada budaya yang ada di Nusantara,” kata CEO SASKARA, Andya Kartika di Jakarta, Rabu 18 Agustus. 

Seri Purak Barik hadir dengan tiga pilihan warna (Black Onyx, Alabaster Gleam, dan Peach skin), sajadah berukuran kecil dan pouch unik bermotif penari dan burung Enggang.  Seri ini tetap mempertahankan ciri  khas Saskara dimulai dari pemilihan kualitas bahan, personalisasi nama pada pouch, dan tetap berukuran compact.

Menuruta Kartika, Purak Barik menjadi koleksi khusus Nusantara yang terinspirasi dari provinsi termuda (ke-34) di Indonesia, Kalimantan Utara. "Kami berharap dengan koleksi Purak Barik ini membuat pengguna mukena SASKARA bisa mengenal kembali kekayaan kebudayaan Indonesia" ujarnya

Kartika menambahkan, tanggal 17 Agustus dipilih sebagai peluncuran  Purak Barik buntuk menyemarakkan hari kemerdekaan Indonesia. Peluncuran Purak Barik ditandai dengan launchingnya produk tersebut di website SASKARA.

"SASKARA meluncurkan produk Purak Barik di tanggal tersebut untuk mengingatkan kembali keberagaman dan kekayaan budaya di Indonesia," kata Kartika. Setelah Purak Barik, SASKARA akan meluncurkan 33 seri lainnya, yang berasal dari provinsi di Indonesia. Pemilihan motif, warna, dan bahan menjadi pembeda setiap seri yang diluncurkan.(*)


 

 

Selengkapnya
Grafis

PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.