Fortress Pintu Baja Sabet Penghargaan Bergengsi

oleh:

Tempo.co

Kamis, 18 Maret 2021 11:25 WIB
Fortress Pintu Baja Sabet Penghargaan Bergengsi

JAKARTA - PT Jaya Bersama Saputra (JBS) Perkasa membuka lembaran awal 2021 dengan meraih penghargaan di dua ajang pembuktian kinerja merek. Melalui produk unggulannya Fortress, JBSP berhasil meraih Top Brand Award 2021 sebagai Pintu Rumah Berbahan Baja Terbaik dan Indonesia Award Magazine (IAM) 2021 sebagai No. 1 Indonesia Best Product kategori Pintu Baja Motif Kayu.

Pengumuman pemenang Top Brand Award 2021 dilakukan secara virtual, sedangkan penghargaan IAM dilangsungkan di The Trans Luxury Hotel, Bandung, Jawa Barat. Keduanya dihelat pada 22 Januari lalu.

Dalam dua agenda tahunan itu, Fortress diplot sebagai satu-satunya pintu berbahan baja terunggul di masyarakat. Survei yang dilakukan oleh Frontier Group untuk Top Brand 2021 dan IAM untuk Indonesia Best Product 2021 menyatakan peringkat Fortress meningkat.

Bahkan Frontier Group menyebut brand Fortress memiliki skor top Brand Index lebih dari 16,3 persen dalam kategori produk Bahan Bangunan spesialis Pintu Baja, sehingga terpilih sebagai yang terbaik.

Produk-produk pintu yang dihasilkan  JBS Perkasa paling unggul dibanding brand lain. Kedua penghargaan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Fortress dipercaya pemilik rumah, desainer interior, kontraktor dan developer property untuk diaplikasikan pada pintu bangunan. 

“Kami akan terus berinovasi menciptakan produk pintu baja yang bisa diandalkan masyarakat dalam menjaga keamanan hunian,” ujar Direktur Utama JBS Perkasa Joni Effendi.

Komitmen JBS Perkasa sebagai perusahaan pintu baja nasional untuk berkontribusi secara nyata terhadap kemajuan perekonomian bangsa dan negara, diwujudkan dalam berbagai langkah bisnis yang dapat menjadi peluang bagi masyarakat. “Tahun ini kami tidak hanya fokus pada penjualan, tapi juga dalam pengembangan produk, memperluas jaringan distribusi, dan layanan purna jual,” katanya.


 

Selengkapnya
Grafis

Fitur Stiker

Fitur "Add Yours" Instagram dapat mengundang pihak yang berniat buruk untuk menggali informasi pribadi pengguna. User harus tahu bahaya oversharing.