Triv Ajak Investor Waspada Pom-pom Koin di Pasar Kripto

oleh:

Tempo.co

Rabu, 17 Februari 2021 17:10 WIB
Triv Ajak Investor Waspada Pom-pom Koin di Pasar Kripto

Waspada Pom-pom Koin dalam Pasar Kripto

INFO BISNIS- Dalam setahun terakhir, Bitcoin telah menunjukkan performa luar biasa. Harga satu Bitcoin meroket dari 8.000 dolar AS di Februari 2020 menjadi lebih dari 49.000 dolar AS pada 15 Februari 2021 lalu. Artinya ledakan harga Bitcoin telah mencapai 612,5 persen.

Ini menimbulkan demam Bitcoin dengan banyaknya investor institusional hingga retail yang turut terjun mengoleksinya. Antusiasme ini pun menular ke aset atau koin-koin kripto lainnya. Investor atau pembeli ritel pun mengoleksi koin-koin kripto lain di luar Bitcoin

Ternyata tidak semua koin kripto cukup potensial untuk dikoleksi. Hal ini lantaran koin-koin kripto tersebut tidak memiliki market capitalization yang cukup memadai untuk meningkatkan harganya. Seorang investor retail yang awam, sangat sulit untuk membedakan koin-koin kripto yang potensial 

Triv.co.id, platform jual beli bitcoin yang resmi terdaftar di BAPPEBTI menyarankan, investor melakukan riset yang cukup terhadap aset kripto yang diminati agar dapat menghindari kerugian. Disinyalir sejumlah kelompok atau disebut group signal pom-pom mendorong investor retail untuk membeli koin kripto tertentu. “ Sayangnya, koin kripto yang direkomendasikan umumnya memiliki market capitalization yang kecil,” ujar CEO Triv.co.id Gabriel Rey. 

Menurut Rey, aktivitas grup signal pom-pom sangat berbahaya bagi investor ritel.  ketika investor ritel membeli berdasarkan rekomendasi group pom-pom, para bandar yang telah membeli sebelumnya akan menjual koin-koin kripto dengan market cap kecil ini kepada investor ritel sehingga harganya turun. “Ini membuat para investor ritel merugi,” katanya.

Padahal, berdasarkan data inflow capital, investor-investor besar dan institusi berinvestasi hanya pada Bitcoin Rey menerangkan market cap Bitcoin yang semakin besar membuat tidak ada pihak yang mudah dapat memanipulasi harga Bitcoin. Begitu juga analisa Glassnode yang menyatakan jumlah unik pemegang Bitcoin terus bertambah.

 “Sehingga hal ini menyebabkan pemegang Bitcoin tidak terkonsentrasi pada beberapa pengguna besar saja.  Dengan demikian jika investor ritel mau aman untuk berinvestasi di dunia kripto, maka berinvestasilah hanya pada Bitcoin dan tidak pada altcoin,” ujar Rey.(*)


 

 

Selengkapnya
Grafis

PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.