Start-up etanee.id Galang Donasi dan Sebar 5000 Paket Sembako

oleh:

TEMPO.CO

Kamis, 21 Mei 2020 15:02 WIB
Start-up etanee.id Galang Donasi dan Sebar 5000 Paket Sembako

Startup etanee.id menggalang donasi dan menyalurkan 5000 paket sembako.

INFO BISNIS — Sudah tiga bulan pandemi Covid-19 melanda Indonesia dan belum bisa dipastikan kapan wabah ini akan berakhir. Selain itu yang perlu diantisipasi adalah efek sosial dari wabah ini yang mana semakin banyak segmen menengah ke bawah kehilangan pekerjaan dan penghasilan.
 
Pemerintah memprediksi akan ada penambahan orang miskin di Indonesia sekitar 3,78 juta orang akibat pandemi corona atau Covid-19. Angka pengangguran juga diprediksikan akan naik hingga 5,2 juta orang, sedangkan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mencatat jumlah pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan di tengah pandemi Covid-19 sejauh ini mencapai 7 juta orang. 
 
Beberapa inisiatif masyarakat banyak dilakukan untuk meringankan masyarakat terdampak. Salah satunya start-up etanee.id yang menggalang gerakan donasi dan menyalurkan bantuan paket sembako lembaga sosial nasional diantaranya Baznas (Badan Amil Zakat Nasional), ACT (Aksi Cepat Tanggap), LAZ Al-Bunyan dan Yayasan RPPI.
 
Penggalangan donasi tersebut dilakukan melalui platform crowdfunding kitabisa.com dengan target penyaluran akan diarahkan kepada 5.000 keluarga terdampak. Selain dengan lembaga sosial etanee.id juga menyalurkan bantuan sembako bersama Sahabat Indosat Ooredoo Berbagi, BPJamsostek Kota dan Kabupaten Bogor yang sudah disalurkan ke masyarakat duafa yang terdampak wabah covid19 di daerah Bogor dan Cianjur.
 
Etanee.id dikenal sebagai platform e-commerce pangan yang bertahan di masa wabah ini dan memberikan solusi kepada masyarakat yang membutuhkan belanja keperluan sehari-hari seperti beras, sayur, dan buah di saat dilakukan PSBB dan physical distancing. (*)


Selengkapnya
Grafis

New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.