Cathay Pacific Gelar Lagi Travel Fair

oleh:

TEMPO.CO

Jumat, 7 Februari 2020 19:56 WIB
Cathay Pacific Gelar Lagi Travel Fair

Cathay Pacific berkolaborasi dengan CIMB Niaga akan menggelar Travel fair pada 6-9 Februari 2020 di 5 kota, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali dan Lombok.

INFO BISNIS — Cathay Pacific mengumumkan inisiatifnya dalam menyelenggarakan Cathay Pacific Travel Fair 2020 yang didukung oleh CIMB Niaga untuk keempat kalinya secara berturut-turut. Travel fair berlangsung pada 6 - 9 Februari 2020 di lima kota, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, dan Lombok, yang memberikan penawaran berbagai harga khusus dan promosi bagi pelanggan ke lebih dari 60 destinasi di dunia.

Ini merupakan komitmen dari Cathay Pacific sebagai maskapai terkemuka di dunia untuk selalu memberikan pelayanan terbaik, dengan meningkatkan pengalaman perjalanan setiap pelanggannya dan menjadikannya sebagai perjalanan terpenting.

Cathay Pacific Travel Fair 2020 akan digelar serentak di Jakarta, yaitu Lippo Mal Puri pada 6 - 7 Februari 2020, CIMB Niaga XPO pada 8 - 9 Februari 2020, dan di kota lainnya pada 6 - 9 Februari 2020 seperti Paris Van Java – Bandung, Tunjungan Plaza 6 – Surabaya, Denpasar dan Lombok (secara virtual/online melalui agen-agen perjalanan yang berpartisipasi). Lewat acara travel fair yang digelar dua kali setahun ini, pelanggan akan menikmati penawaran spesial, diskon, dan promosi untuk seluruh kelas penerbangan menuju 60 destinasi di seluruh dunia.

Sebagai mitra bank Cathay Pacific Travel Fair 2020, CIMB Niaga memudahkan pelanggan melalui penawaran solusi pembayaran dengan keuntungan menarik melalui penggunaan kartu kredit dan debit dalam merencanakan liburan ke destinasi favorit mereka di seluruh dunia. Hanya di Cathay Pacific Travel Fair 2020, CIMB Niaga menawarkan promosi menarik dalam bentuk cashback dengan membayar tiket mereka menggunakan kartu kredit atau debit CIMB Niaga. (*)


Selengkapnya
Grafis

APBN 2020 Defisit 853 Triliun Rupiah Akibat Wabah Virus Corona

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memprediksikan defisit pada APBN 2020 hingga Rp853 triliun atau 5,07 persen dari PDB akibat wabah virus corona.