Rayakan Harpelnas, e-Print dan Toko Bazic Stationary PIK Beri Kejutan

oleh:

TEMPO.CO

Kamis, 19 September 2019 19:13 WIB
Rayakan Harpelnas, e-Print dan Toko Bazic Stationary PIK Beri Kejutan

Rayakan harpelnas, E-PRINT tawarkan peluang usaha menguntungkan bagi pelaku umk.

INFO BISNIS — Dalam merayakan peringatan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) pada Rabu, 4 September 2019, Direksi dan Manajemen e-Print bekerja sama dengan toko Bazic Stationary Pantai Indah Kapuk (PIK), memberikan layanan khusus dan berbagai hadiah kejutan bagi pelanggan setia toko Bazic PIK. Kegiatan ini sebagai apresiasi e-Print terhadap pelanggan setianya terutama yang berbelanja di toko Bazic Stationary PIK. 

Ada banyak kejutan yang menarik dalam Harpelnas yang bertema "Pelanggan Puas, Pelanggan Loyal!". General Manager e-Print, Sutiono Soemarno, melayani dan menawarkan secara langsung produk e-Print di toko Bazic Stationary PIK. Selain itu, ada program cuci cetak foto gratis, beli produk e-Print gratis kaos e-Print, gratis mug e-Print dengan bahan produk e-Print untuk seluruh pelanggan toko Bazic Stationary PIK. 

Dalam momen ini disampaikan juga kepada seluruh pelanggan e-Print, bahwa produk e-Print bisa menjadi peluang untuk usaha kecil menengah (UKM). Manajemen e-Print mempunyai program e-Print goes to school dan e-Print goes to campus.

“Peluang sangat besar terutama dalam bidang kewirausahaan. Kami mempunyai program e-Print goes to school dan e-Print goes to campus. Di mana kegiatan ini mengajarkan dan memberi ilmu kewirausahaan kepada siswa/siswi SMK/SMA/sederajat dan mahasiswa/mahasiswi perguruan tinggi bagaimana cara menghasilkan uang sendiri dengan budget minim, tanpa meminta kepada orang tua,” kata Sutiono.

Acara ini didukung toko Bazic School and Office Center selaku modern market yang menjual seluruh alat tulis kantor maupun kebutuhan sekolah. Toko yang telah berdiri sejak 2010 ini  adalah salah satu mitra bisnis e-Print. (*)


Selengkapnya
Grafis

Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.