#EkspedisiSegaris Luncurkan Serial Web

oleh:

TEMPO.CO

Kamis, 12 September 2019 03:05 WIB
#EkspedisiSegaris Luncurkan Serial Web

Ekspedisi 'Semangat Generasi Millenials' atau #EkspedisiSegaris meluncurkan secara resmi serial web.

INFO BISNIS — Ekspedisi "Semangat Generasi Millenials" atau #EkspedisiSegaris meluncurkan secara resmi serial web, yang merekam perjalanan sekelompok milenial ke pelosok-pelosok Tanah Air dalam menelusuri kebanggaan dan kecintaannya akan indahnya keberagaman Indonesia. Bergenre travel documentary, serial web ini mengisahkan perjalanan mengarungi keberagaman alam, budaya, dan kuliner Indonesia, dari Sabang hingga Merauke, dari Miangas ke Pulau Rote, indah dan luar biasa kaya. 

Dipelopori oleh YouTuber dan content creator muda berbakat, Kevin Hendrawan, #EkspedisiSegaris mengekspresikan aspirasi generasi milenial untuk merawat kebhinnekaan dalam semangat #bedaituindah dengan mensyukuri indahnya alam dan budaya Indonesia.

Dalam 100 hari, Kevin Hendrawan merampungkan ekspedisi ini didukung FiberCreme. “Serial web #EkspedisiSegaris adalah wujud dari keprihatinan generasi milenial atas tajamnya isu perbedaan akhir-akhir ini. Perbedaan seakan menjadi hal yang buruk dan tidak pantas mendapat tempat di bumi Indonesia. Saya dan beberapa rekan sesama youtuber dan content creator ingin melakukan sesuatu untuk mencegah meruncingnya isu perbedaan itu. Kami memilih menemukan keindahan dari perbedaan yang ada dengan berpetualang ke pelosok Indonesia,” ujar Kevin.

FiberCreme mendukung penuh inisiatif dan produksi serial #EkspedisiSegaris. Director PT Lautan Natural Krimerindo, Hendrik Gunawan, mengatakan sebagai produk asli Indonesia yang bangga menjadi bagian dari inovasi bangsa, FiberCreme dari dan untuk Indonesia berharap dapat menginspirasi generasi muda untuk terus berkarya dan menciptakan produk-produk dalam negeri yang inovatif dan bernilai jual tinggi. “Ini adalah semangat yang kami lihat di #EkspedisiSegaris, bangga akan apa yang dimiliki bangsanya dan berkolaborasi untuk merawat kebanggaan ini menuju tujuan utama, kesatuan Indonesia,” katanya. (*)


Selengkapnya
Grafis

Kepolisian Menetapkan Empat Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla

Kepolisian sudah menetapkan 185 orang dan empat perusahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.