President University dan AKP Bedah Buku Karya Darmono

oleh:

TEMPO.CO

Senin, 12 Agustus 2019 13:25 WIB
President University dan AKP Bedah Buku Karya Darmono

President University bersama dengan Akademi Komunitas President (AKP) menggelar bedah buku karya S.D Darmono ini dengan menghadirkan narasumber Menteri Ketenagakerjaan dan Transmigrasi RI 2005 - 2009 sekaligus Direktur Akademi Komunitas Presiden, Erman Suparno. Acara yang diadakan di Menara Batavia, Jakarta, Jumat, 9 Agustus 2019, ini dihadiri juga oleh mahasiswa President University serta peserta didik AKP.

INFO BISNIS — Sinergitas kawasan industri dan UMKM sangat berperan dalam menyerap lapangan pekerjaan, sekaligus menjadi salah satu solusi untuk mengentaskan masalah pengangguran di Indonesia. Mengenai hal itu terangkum dalam buku hasil karya S.D. Darmono dengan judul Membangkitkan Tantangan Baru untuk Menciptakan Lapangan Kerja-Peranan Kawasan Industri Jababeka dalam Memberdayakan UKM.

President University bersama dengan Akademi Komunitas President (AKP) menggelar bedah buku karya S.D Darmono ini dengan menghadirkan narasumber Menteri Ketenagakerjaan dan Transmigrasi RI 2005–2009 sekaligus Direktur Akademi Komunitas Presiden, Erman Suparno. Acara yang diadakan di Menara Batavia, Jakarta, Jumat, 9 Agustus 2019, ini dihadiri juga oleh mahasiswa President University serta peserta didik AKP.

Erman menilai buku tersebut sangat berguna untuk mempelajari best practice kepemimpinan S.D Darmono dalam mengelola dan memanajemen UKM. Dalam buku sederhana ini, seorang Setyono Djuandi Darmono, President Director PT Jababeka Tbk, telah mengemukakan pandangan yang sangat berbeda dengan para kebanyakan tentang bagaimana pemberdayaan UKM di Indonesia. 

Menurut Erman, Darmono dalam bukunya ingin agar UKM dimasukkan ke dalam kawasan industri guna menciptakan lapangan kerja. "Langkah penting yang perlu kita lakukan saat ini dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi guna membuka lapangan kerja dan menurunkan kemiskinan, memunculkan kawasan industri di Cikarang. Itu tidak hanya sebagai penyedia lapangan kerja, tetapi juga mendorong tumbuhnya berbagai bidang usaha dan menjadi sebuah peluang bisnis baru," kata Darmono seperti dikutip dalam bukunya.

Buku ini telah terbit sejak tahun 2006 lalu. Namun, tetap relevan untuk membahas kondisi saat ini khususnya dalam mengentaskan pengangguran dan pengembangan UMKM. Buku ini diharapkan memberikan inspirasi bagi para pengusaha, mahasiswa, akademisi, dan praktisi ukm untuk terus bersinergi dalam membangun bangsa. 

Akademi Komunitas Presiden (AKP) sendiri didirikan sebagai komitmen PT Jababeka Tbk melalui Yayasan Pendidikan Universitas Presiden (YPUP), untuk memberikan kontribusi nyata secara luas bagi masyarakat, baik lokal maupun global untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau. 

AKP sebagai Perguruan Tinggi yang berbasis komunitas dan merupakan “Paradigma Baru Sistem Pendidikan Vokasi” dengan strategi kurikulum sesuai dengan kebutuhan (link and match) dan sistem pembelajaran dengan penekanan pada Keahlian Terapan dan Pendidikan Karakter serta Kebangsaan. 

Pendidikan Vokasi di AKP menghasilkan lulusan berkarakter, tanggap, tangguh, terampil, dan berdaya saing sehingga dapat langsung bekerja baik di kawasan industri di seluruh Indonesia maupun luar negeri. (*)


Selengkapnya
Grafis

Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.