Allianz Investasi di Halodoc

oleh:

TEMPO.CO

Sabtu, 27 Juli 2019 13:50 WIB
Allianz Investasi di Halodoc

Allianz X, unit investasi digital Allianz Group mengumumkan investasi di Halodoc, platform layanan kesehatan online Indonesia, Kamis, 25 JUli 2019. (Dok. Allianz)

INFO BISNIS — Allianz X, unit investasi digital Allianz Group mengumumkan investasi di Halodoc, platform layanan kesehatan online Indonesia, 25 Juli 2019. 

Pendanaan ini akan digunakan untuk mengembangkan layanan kesehatan Halodoc dan ketersediaannya di Indonesia. Halodoc telah melakukan tiga kali putaran pendanaan dari investor institusi dengan jumlah total US$ 100 juta (sekitar Rp 1,4 triliun).

Halodoc telah menerima penghargaan “Asia Pacific’s Most Innovative Healthcare Start up” dari Gallen Growth Awards pada 2018 dan saat ini melayani rata-rata 7 juta pasien setiap bulannya di Indonesia di mana 80 persen pasien tinggal di luar kota besar Jakarta dan Surabaya

“Halodoc telah sukses mendorong transformasi digital di industri pelayanan
kesehatan Indonesia melalui pendekatan holistik terhadap pengalaman pasien dan
partner strategis yang kuat seperti Allianz dan Gojek,” ujar Carsten Middendorf,
Investment Director Allianz X.

“Investasi ini menunjukkan komitmen kami terhadap bisnis transformatif di pasar berkembang dan menyediakan asuransi terjangkau bagi komunitas yang belum terlayani. Kami antusias untuk bekerja sama dengan Halodoc pada berbagai aspek dan membantu mereka memperkuat operasional dan jaringan di pasar Asia Tenggara,” katanya.

“Di Allianz, kebutuhan nasabah menjadi prioritas nomor satu,” ujar Todd Swihart,
Managing Director Allianz Health & Corporate Solutions, Allianz Life Indonesia.

Todd menambahkan, melalui kerja sama strategis dengan HaloDoc, kami akan memperkuat layanan kesehatan digital 24/7 dan memperluas Health Ecosystem–memberikan nasabah layanan yang memudahkan seperti eAZy Claim dan Allianz Hospital Assistant–yang melengkapi rangkaian layanan kesehatan dan jaringan rekanan yang kami miliki.

"Dengan menyediakan akses layanan kesehatan mudah kepada nasabah di mana saja dan kapan saja, kami dapat memberikan perlindungan ke lebih banyak lagi masyarakat Indonesia,” ucapnya.(*)


Selengkapnya
Grafis

Kepolisian Menetapkan Empat Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla

Kepolisian sudah menetapkan 185 orang dan empat perusahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.