Dihadiri Presiden RI, Oesman Sapta Gelar Acara Bukber Terakhir sebagai Ketua DPD

oleh:

TEMPO.CO

Kamis, 16 Mei 2019 15:31 WIB
Dihadiri Presiden RI, Oesman Sapta Gelar Acara Bukber Terakhir sebagai Ketua DPD

Presiden Jokowi saat buka puasa bersama di kediaman Ketua DPD Oesman Sapta Odang (OSO) di Jakarta, 15 Mei 2019.

INFO BISNIS -- Seperti tahun-tahun sebelumnya, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Oesman Sapta Odang, kerap dipanggil Oso, mengadakan acara buka puasa bersama para pejabat tinggi negara di kediaman pribadinya. Turut mengundang Presiden Joko Widodo (Jokowi), terselip konsep nasionalisme dalam konteks Islam di acara tahunan yang sudah digelar sebanyak empat kali ini.  

Sekitar pukul lima sore, Jokowi terlihat memasuki teras kediaman Oesman pada Rabu sore 15 Mei 2019 di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan. Beberapa saat sebelumnya, beberapa tokoh sudah tampak lebih dulu, di antaranya Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra, Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono, dan mantan ketua umum Partai Persatuan Pembangunan sekaligus mantan wakil presiden RI ke-9 Hamzah Haz.

Lewat sambutannya, Oesman sempat curhat soal masa kepemimpinannya yang akan segera berakhir. Ia mengatakan, acara buka puasa bersama ini menjadi yang terakhir ia gelar sebagai Ketua DPD.

Meskipun kali ini menjadi buka puasa bersama terakhir dalam kepemimpinannya di DPD RI, Oesman Sapta berharap Presiden Jokowi selalu dalam keadaan sehat dan tetap melanjutkan tugasnya dengan baik.

Ketua DPD Oesman Sapta Odang (OSO) saat buka puasa bersama Presiden Jokowi di kediaman OSO, Jakarta, 15 Mei 2019.

"Terima kasih untuk kesediaan bapak jokowi hadir. Ini sudah keempat kalinya, saya berharap Presiden Jokowi selalu diberikan kesehatan sehingga dapat melakukan tugasnya dengan baik," ujar Oesman Sapta.

Lebih lanjut, Oesman Sapta berharap dalam melaksanakan ibadah puasa, setiap umat muslim diberikan kekuatan dan kesehatan.

Sejak hari pertama puasa Ramadan 1440 Hijriah, Jokowi kerap melakukan buka puasa bersama para pejabat negara. Pada hari pertama puasa, Jokowi menggelar buka puasa di Istana Negara. Jokowi juga sempat menghadiri undangan buka puasa di rumah dinas Ketua MPR Zulkifli Hasan dan Ketua DPR Bambang Soesatyo.

Hadir pula pada acara buka puasa bersama di rumah Oesman kali ini, antara lain Zulkifli Hasan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Jaksa Agung M Prasetyo, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Sementara dari kalangan ulama, turut hadir Ketua PBNU Said Aqil Siradj, Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar, dan ulama dari Banten Abuya Muhtadi Dimyati. Pada momen itu, Said sempat memberi tausiah tentang ide kebangsaan lewat kaca mata agama Islam. “Nasionalisme merupakan bagian dari keimanan kepada Tuhan,” katanya, seraya merujuk jargon KH Hasyim Asy’ari; “Hubbul wathan minal iman.”

Terpenting, kata Said, adalah menjaga persatuan. “Tidak boleh ada permusuhan, kecuali terhadap orang-orang yang melanggar hukum,” kata Said.  

Bagaimana pun, Oesman mengatakan, bulan ramadhan patut disyukuri sebagai bulan yang penuh berkah dan rahmat. “Tidak hanya keberkahan di dalam menunaikan ibadah puasa yang berlipat ganda pahalanya, tapi setiap amal soleh di bulan ramadhan akan menjadi penyemangat untuk meningkatkan keimanan kita,” kata Oesman menutup sambutannya. (*)


Selengkapnya
Grafis

Beda Kerusuhan Mei 2019 dengan Kengerian di Ibu Kota 1998

Kerusuhan di Jakarta pada bulan Mei terjadi lagi, namun kejadian di 2019 berbeda dengan 1998. Simak kengerian di ibu kota pada akhir Orde Baru itu.