Moduit, Investasi Seharga Ngopi, Semudah Belanja Online

oleh:

TEMPO.CO

Kamis, 21 Maret 2019 19:07 WIB
Moduit, Investasi Seharga Ngopi, Semudah Belanja Online

Jeffry Lomanto, CEO dan Founder dari Moduit, Investasi Mudah dengan Budget Ngopi Kamu

INFO BISNIS -- Kebiasaan nongkrong di kedai kopi sudah menjadi gaya hidup anak muda. Harganya yang terbilang mahal, dan harus berpakaian trendi yang juga lumayan mahal, tetap tak mengurangi rutinitas anak muda milenial itu. Akibatnya, ngopi dan belanja selera fashion terkini, menyedot sebagian besar penghasilan bulanan. Padahal, pengeluaran sebesar itu bisa diinvestasikan sehingga lebih bermanfaat.

“Coba hitung nilai konsumsi ngopi kamu perbulan. Mulai dari seratus ribu pun jaman sekarang kita bisa berinvestasi. Kalau satu gelas kopi berharga tiga puluh ribu, maka dalam sebulan sebenarnya kamu bisa ikut berinvestasi 600 ribu. Dari 600 ribu perbulan yang kamu investasikan secara reguler, akan menjadi simpanan kamu di masa tua nanti,” kata Jeffry Lomanto, CEO dan Founder dari Moduit, saat acara peluncuran Moduit, Kamis 21 Maret 2019.

Apalagi, berinvestasi jaman sekarang, sudah semudah berbelanja online. Tinggal pilih jenis investasi yang  diinginkan, lewat platform digital yang sudah terdaftar resmi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Mulai dari menentukan tujuan keuangan kamu, mengetahui seberapa besar resiko investasi yang bisa kamu toleransi, kemudian memilih instrumen investasi yang diiinginkan, semua seperti kamu pilih warna dan ukuran baju saat belanja di e-commerce,” ujar Jeffry.

“Setelah itu kamu tinggal pantau perkembangan keuangan kamu lewat platform tersebut. Kemudahan seperti inilah yang kami berikan melalui platform Moduit yang secara resmi kami luncurkan pada hari ini,” ucap Jeffry.

Moduit apps juga sudah dapat diunduh melalui Google play store atau App store. Dengan semua kemudahan itu, tidak ada alasan lagi untuk tidak mulai berinvestasi. (*)


Selengkapnya
Grafis

Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.