Tingkatkan Perekonomian Umat, PWNU Jabar Kerja Sama dengan bank bjb

oleh:

TEMPO.CO

Jumat, 15 Maret 2019 11:03 WIB
Tingkatkan Perekonomian Umat, PWNU Jabar Kerja Sama dengan bank bjb

Direktur Konsumer dan Ritel bank bjb, Suartini, bersama Ketua PWNU Jawa Barat, KH. Hasan Nuri Hidayatullah, usai kegiatan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Hotel Harper Purwakarta, Senin, 4 Maret 2019. (dok bank bjb)

INFO BISNIS– Dalam rangka meningkatkan perekonomian umat khususnya di kalangan warga Nahdliyyin, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat bekerja sama dengan bank bjb.

PWNU Jabar membentuk tim bernama KIMONU (Kios Modern NU) yang ditugaskan untuk meningkatkan perekonomian di daerah dengan cara membangun unit usaha secara berjamaah, dimana hal ini memerlukan pembiayaan dari bank bjb.

KIMONU yang sudah terealisasi saat ini ada sebanyak 32 KIMONU yang 16 diantaranya dikerjasamakan dengan bank bjb, target PWNU Jawa Barat di tahun 2019 adalah dengan membangun sebanyak 53 unit KIMONU.

Direktur Konsumer dan Ritel bank bjb, Suartini, berharap penandatanganan perjanian kerja sama ini dapat dijadikan payung hukum dan memberikan manfaat yang maksimal bagi kedua belah pihak.

“Kami berharap dengan adanya penandatanganan MoU ini menjadi titik awal kerjasama lainnya dan dapat bermanfaat bagi kedua belah pihak dan tentunya dapat membantu Mitra KIMONU dalam memperbesar skala usaha serta meningkatkan ekonomi umat," ujar Suartini dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PWNU yang ditandatangani oleh Ketua PWNU Jawa Barat, KH. Hasan Nuri Hidayatullah, di Hotel Harper Purwakarta, Senin, 4 Maret 2019.

Penandatanganan MoU ini didasarkan pada peluang dan potensi yang besar dalam pengembangan usaha dari para anggota PWNU Jawa Barat, sehingga disepakati untuk mengadakan kerja sama mengenai Penggunaan Produk, Jasa dan Layanan Perbankan.

Diantara kerja sama tersebut adalah pemanfaatan fasilitas pembukaan rekening bagi Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat; pemanfaatan fasilitas pemodalan KIMONU (Kios Modern NU); pembukaan rekening bagi para anggota Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat; pemanfaatan fasilitas kartu ATM Co-Branding yang berfungsi sebagai kartu tanda anggota Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat dan ATM bank bjb; penempatan Dana Pihak ketiga; pemanfaatan fasilitas kredit consumer dan penawaran produk, penggunaan produk, jasa dan layanan perbankan lainnya.

Dengan adanya MoU ini tentunya akan meningkatkan potensi Dana Pihak Ketiga, meningkatkan cross selling product yaitu pertumbuhan CASA, peningkatan transaksi perbankan, peningkatan kredit konsumer, penggerak perekonomian memperkuat brand image dan brand awareness terhadap bank bjb.  Tentunya bisa menjaga hubungan baik antara bank bjb dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Barat.

Adapun poin-poin yang disepakati antara lain pemberdayaan dan peningkatan ekonomi yang berbasis Keumatan di lingkungan Nahdlatul Ulama, Funding, Lending Transaksi, yaitu sarana layanan perbankan yang membantu dan memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi perbankan, meliputi Penggunaan Layanan Informasi Keuangan Perbankan, Payroll Service dan Jasa layanan Perbankan lainnya sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak. (*)


Selengkapnya
Grafis

Klaim Sandiaga Uno Soal Tenaga Kerja Asing Tak Sebutkan Angka

Sandiaga Uno tak menyebutkan jumlah Tenaga Kerja Asing dalam debat cawapres pada 17 Maret 2019. Begini rinciannya menurut Kementerian Ketenagakerjaan.