Selasa, 23 Oktober 2018

Lintasarta Pulihkan Jaringan Pasca Gempa Palu

oleh:

TEMPO.CO

Selasa, 2 Oktober 2018 15:06 WIB
Lintasarta Pulihkan Jaringan Pasca Gempa Palu

Lintasarta melakukan pemulihan layanannya di wilayah Kota Palu, Donggola, dan sekitarnya setelah sempat terganggu pasca bencana tsunami dan gempa bumi berkekuatan 7,4 SR yang melanda wilayah tersebut, pada Senin, 1 Oktober 2018. (dok Lintasarta)

INFO BISNIS-- Lintasarta melakukan pemulihan layanannya di wilayah Kota Palu, Donggala, Sulawesi Tengah, dan sekitarnya setelah sempat terganggu pasca bencana gempa bumi dan tsunami berkekuatan 7,4 SR yang melanda wilayah tersebut. Pada Senin, 1 Oktober 2018, sejumlah layanan khususnya jaringan penerbangan di Bandar Udara Mutiara SIS Al-Jufrie, jaringan perbankan dan jaringan internet sudah dapat beroperasi dan digunakan kembali oleh pelanggan.

Untuk membantu proses evakuasi dan penanganan bencana yang sedang berlangsung, Lintasarta bersama Kemkominfo melalui Badan Aksesibilitas Teknologi Informasi (BAKTI) memberikan layanan internet menggunakan antena penerima sinyal dari satelit (VSAT) di dua lokasi yaitu Posko Utama, Korem 132 Tadulaku, dan Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tengah. Perbaikan layanan tersebut diharapkan dapat membantu rekan-rekan media, dan pihak-pihak yang berada di Posko Bencana sebagai sarana komunikasi.

“Saat ini aktivitas kita masih terkonsentrasi di dua sentral yakni Sentral Masomba dan Palu Barat, kemudian dua Posko Utama, dan lokasi bandara. Hal ini dikarenakan kondisi listrik yang masih padam dan keterbatasan bahan bakar solar,” ujar Baginda P.S, Senior Manager Sulampua Area Lintasarta.

Seperti diketahui, gempa bumi berkekuatan 7.4 Skala Richter (SR) telah mengguncang Kota Palu dan Kabupaten Donggala, pada Jumat, 28 September dan disusul gelombang pasang setinggi 2-6 meter dengan kecepatan 200-400 km/jam. Adapun titik pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer dan berjarak 27 kilometer dari Donggala, Sulawesi Tengah. (*)


Selengkapnya
Grafis

Saham Lippo yang Jebol dan yang Melambung Dihantam Kasus Meikarta

Jebloknya saham perusahaan-perusahaan Grup Lippo telah dimulai Selasa 16 Oktober 2018, sehari setelah KPK menangkap dan menetapkan Bupati Bekasi.