Jumat, 21 September 2018

BKKBN Jajaki Kerja Sama dengan Pemerintah Republik Seychelles

oleh:

TEMPO.CO

Kamis, 6 September 2018 12:27 WIB
BKKBN Jajaki Kerja Sama dengan Pemerintah Republik Seychelles

Ketua Delegasi Pemerintah Indonesia Prof. drh. Muhammad Rizal Martua Damanik, MRepSc, PhD diterima secara resmi oleh Wakil Presiden Republik Seychelles, Vincent Meriton, di kantor Kepresidenan Seychelles di kota Victoria, Kepulauan Mahe, Seychelles.

INFO BISNIS - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia, sedang menjajaki kemungkinan kerja sama dengan Kementerian Urusan Keluarga Pemerintah Republik Seychelles dalam mengembangkan Pusat Peningkatan Kapasitas atau Center of Excellence (CoE) di bidang Pembangunan Keluarga Sejahtera (Family Welfare).

Ketua Delegasi Pemerintah Indonesia (Delri) Muhammad Rizal Martua Damanik, pada Senin, 3 Sptember 2018, telah diterima secara resmi oleh Wakil Presiden Republik Seychelles, Vincent Meriton, di kantor Kepresidenan Seychelles di kota Victoria, Kepulauan Mahe, Seychelles. Ketua Delri di damping tim BKKBN yang terdiri dari Kepala Biro Perencanaan BKKBN Siti Fathonah dan Kepala Bagian Kerja Sama LN BKKBN Ukik Kusuma. Turut hadir menerima kunjungan Tim Delri adalah Menteri Urusan Keluarga Republik Seychelles Mitchy Larue dan Duta Besar Berkuasa Penuh Perutusan Khusus Presiden Seychelles Nico Barito.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak mendiskusikan beberapa hal yang potensial untuk diangkat dalam bentuk kerja sama. Di antaranya adalah pembentukan Centre of Excellence dalam bidang Pembangunan Keluarga.

Rencana kerja sama bilateral kedua negara ini selanjutnya bukan hanya ditujukan demi kepentingan kedua pihak saja, namun dikembangkan bagi kepentingan beberapa negara di kawasan Afrika Timur dan Afrika Selatan. Kedua pihak memandang, Seychelles adalah lokasi yang sangat strategis dalam menjembatani secara geografis dan kemampuan daya dukung yang dimiliki Republik Seychelles.

Hal tersebut sesuai Nawacita Prioritas Agenda Pembangunan RI butir satu, bahwa Indonesia berusaha berperan aktif dalam politik luar negeri yang bebas dan aktif. Juga dengan kerangka kerja sama Selatan Selatan yang telah dicetuskan idenya pertama kali sejak 1955 dalam Konferensi Asia Afrika di Bandung. Maka, saat ini adalah momen yang tepat bagi BKKBN mulai membuka hubungan kerja sama di bidang Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga dengan negara-negara kawasan Afrika. 

Kunjungan dinas ke Pemerintah Republik Seychelles diharapkan akan menghasilkan rancangan MoU antar kedua negara di bidang Pembangunan Keluarga Sejahtera. Dokumen MoU akan ditanda tangani kedua pemerintahan pada saat pembukaan Konferensi Internasional Selatan Selatan Triangular tentang Kependudukan dan Pembangunan, di Denpasar Bali, 18-20 September 2018 mendatang.

Terkait dengan rencana pembentukan CoE tersebut, pada kunjungan dinas ini juga dilaksanakan diskusi isu teknis substansi program, antara pihak Delri dengan Kementerian Urusan Keluarga Pemerintah Seychelles serta para peserta Seychelles Young Leadership Program (SYLP) angkatan 2017 sebanyak 24 orang pejabat pemerintah Seychelles yang sebelumnya telah melakukan kegiatan magang pemerintahan di kantor BKKBN pada 15-27 September 2017 lalu di Jakarta. Kunjungan kenegaraan ini diakhiri dengan peninjauan ke pusat pengasuhan anak, panti asuhan gereja katolik Seychelles, serta beberapa panti perawatan lansia di negara tersebut. (*)

 


Selengkapnya
Grafis

Salah Tangkap, Penangkapan Terduga Teroris, dan Pelanggaran HAM

Sejak insiden Mako Brimob Kelapa Dua pada Mei 2018, Polri tak mempublikasi penangkapan terduga teroris yang berpotensi terjadi Pelanggaran HAM.