Jumat, 21 September 2018

Taspen Terus Kembangkan Layanan Digital

oleh:

TEMPO.CO

Sabtu, 1 September 2018 11:50 WIB
Taspen Terus Kembangkan Layanan Digital

Rakernas Taspen 2018

INFO BISNIS - PT Taspen (Persero) menggelar rapat kerja nasional pada 30 Agustus-2 September 2018 di Ballroom Hotel Novotel Balikpapan, Kalimantan Timur. Rakernas mengangkat tema “Sustainabilitas Pengembangan Bisnis untuk Peningkatan Kesejahteraan Peserta yang Didukung Teknologi Informasi dan Human Capital yang Profesional”. Acara ini dihadiri 228 peserta dari jajaran komisaris, direktur, kepala cabang, dan jajaran manajemen Taspen di seluruh Indonesia.

Turut hadir Deputi Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) Rini Widyantini, Bupati Kabupaten Berau Muharram, serta penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Dr Hj Meiliana mewakili Gubernur Kaltim Dr. H. Awang Faroek Ishak, yang secara resmi membuka rakernas.

Direktur Utama PT Taspen (Persero) Iqbal Latanro dalam sambutannya mengatakan, penekanan rakernas tahun ini pada peningkatan kesejahteraan peserta dan teknologi informasi. Isu-isu strategis perusahaan yang dibahas tertuang dalam dalam lima aspek, yaitu Aspek Kepemimpinan, Aspek Efektivitas Produk dan Proses, Aspek Fokus Keuangan dan Pasar, Aspek Fokus Pada Pelanggan, dan Aspek Tenaga Kerja.

Ke depannya, Taspen sebagai lembaga pengelola dana pensiun akan terus mengembangkan digitalisasi. Tahun ini Taspen akan melakukan penyesuaian visi dan misi perusahaan dengan memfokuskan pada digitalisasi. Untuk bagian human capital, Taspen akan mewajibkan pegawainya mengambil sertifikasi khusus yang menjadi kompetensi jabatan yang harus diperoleh.

Dalam Laporan Keuangan per 31 Juli 2018, Taspen mencatatkan posisi keuangan yang cukup kuat. “Total aset sampai dengan akhir Juli 2018 sebesar Rp230,77 triliun, meningkat sebesar 6,19 persen dengan capaian 91,20 persen dari Target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2018. Kami juga bisa meningkatan modal disetor dari sebelumnya Rp 400 miliar menjadi Rp 2 triliun,” kata Iqbal Latanro.

Taspen berhasil meraih sertifikasi ISO 9001:2015 dari Tuv Nord Indonesia dengan menerapkan Sistem Manajemen Mutu untuk Proses Bisnis Inti Perusahaan, yaitu “Layanan Klim THT dan Pensiun dengan Dukungan Data yang Akurat pada Kantor Cabang PT Taspen (Persero)”.

Serangkaian inovasi dan terobosan tak henti digagas oleh Taspen. Di antaranya transformasi digitalisasi dengan Taspen Smart Card yang memanfaatkan metode biometrik berupa sidik jari, face recognition, dan voice recognition.

Apresiasi kinerja juga datang dari luar negeri. Salah satunya, Taspen menjadi salah satu narasumber dalam seminar internasional “International Conference on Challenge and Task of Civil Service Pension Scheme” di Korea Selatan pada 5-6 September. Acara ini diselenggarakan oleh Ministry of Personnel Management (NPM) South Korea dan Government Employee Pension Service (GEPS) South Korea.

Dalam rakernas kali ini, Taspen juga menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Berau, untuk menyediakan jaminan keselamatan kerja (JKK) dan jaminan kematian kepada pegawai kontrak non-PNS dan non-ASN. MoU ini merupakan pertama kalinya dilakukan dengan pemerintah daerah dan diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain. (*)

 


Selengkapnya
Grafis

Salah Tangkap, Penangkapan Terduga Teroris, dan Pelanggaran HAM

Sejak insiden Mako Brimob Kelapa Dua pada Mei 2018, Polri tak mempublikasi penangkapan terduga teroris yang berpotensi terjadi Pelanggaran HAM.