Selasa, 23 Oktober 2018

Nikmatnya Paket Buka Puasa di Jantung Kota Jakarta Ini

oleh:

TEMPO.CO

Selasa, 15 Mei 2018 13:09 WIB
Nikmatnya Paket Buka Puasa di Jantung Kota Jakarta Ini

Nikmatnya Paket Buka Puasa di Jantung Kota Jakarta Ini

INFO BISNIS - Bulan Ramadhan sebentar lagi tiba. Holiday Inn Express® Jakarta Wahid Hasyim sebagai bagian dari jaringan hotel internasional Intercontinental Hotel Group (IHG®), turut mempersembahkan paket eksklusif menyambut bulan suci Ramadhan untuk promo kamar dan paket buka puasa untuk para tamu. Pilihan paket ini dibuat khusus untuk memenuhi semua kebutuhan Anda.

Mulai 15 Mei hingga 14 Juni 2018, para tamu hotel sudah dapat menikmati hidangan berbuka puasa “All You Can Eat” ala prasmanan, dengan harga yang terjangkau yaitu Rp 150.000 net/orang.  “Menu makanan yang bervariatif dengan bahan dan bumbu yang berkualitas juga segar, sudah disiapkan khusus untuk kami kreasikan menyambut bulan suci ini. Kami juga selalu menyediakan ta’jil dengan varian lebih dari tujuh jenis, dan akan disajikan lengkap dengan kurma setiap harinya berikut makanan pembuka dan lebih dari lima jenis makanan utama, serta berbagai macam makanan penutup seperti aneka es buah dan sajian jajanan pasar lainnya,” ujar Benedictus Jodie, General Manager Holiday Inn Express Jakarta Wahid Hasyim.

Berlokasi di sepanjang Jalan K.H. Wahid Hasyim yang strategis, Holiday Inn Express® Jakarta Wahid Hasyim memiliki akses mudah ke kawasan bisnis utama kota di Jalan M.H Thamrin, dan area utama lainnya seperti Jalan Jenderal Sudirman dan kawasan Kuningan yang terletak di Segitiga Emas Jakarta. Selain akses yang mudah ke kantor besar, bank, kedutaan besar dan bangunan pemerintah, hotel ini menawarkan akses Wi-Fi gratis dan cepat serta ruang kerja yang fleksibel, menjadikannya pilihan cerdas bagi pelancong bisnis yang ingin mengoptimalkan waktunya di Jakarta. (*)


Selengkapnya
Grafis

Saham Lippo yang Jebol dan yang Melambung Dihantam Kasus Meikarta

Jebloknya saham perusahaan-perusahaan Grup Lippo telah dimulai Selasa 16 Oktober 2018, sehari setelah KPK menangkap dan menetapkan Bupati Bekasi.